Anda Tidak Bisa Kontrol Amarah
By Petti Lubis, Mutia Nugraheni - Jumat, 27 Agustus
VIVAnews - Ada perbedaan antara seseorang yang marah dengan yang bermasalah dalam mengontrol emosi. Dr. Redford Williams, profesor psikologi di Duke University Medical Center, Amerika Serikat dan penulis buku 'In Control' mengungkap lima perbedaannya.
Jika tanda-tanda berikut dialami oleh Anda sebaiknya berkonsultasilah dengan psikiater atau psikolog.
1. Marah besar karena masalah kecil
Marah bisa memiliki efek positif. "Seringkali amarah memberitahu kita untuk melakukan sebuah tindakan," kata Dr. Williams, seperti dikutip dari cbsnews.com. Tetapi, jika rasa marah muncul dan meledak-ledak hanya karena persoalan kecil, bisa jadi pertanda bahwa seseorang mengalami kesulitan dalam mengontrol emosinya.
2. Interupsi
Seseorang yang marah akan cenderung menjadi orang yang tidak sabar. Apalagi jika tidak bisa mengontrol amarahnya. Orang tersebut akan bermasalah untuk menunggu orang lain mengemukakan pendapatnya. Hal yang dilakukannya kemudian adalah selalu menginterupsi. Meskipun dia diam saja dan membiarkan orang lain bicara, sebenarnya ia tidak mendengarkan.
kontrol marah anda
MUHAMMAD MUZAYYIN RUKHAN lahir di Kediri 2 April l950 kakek dari empat cucu, fasa, sifa, hanum dan nisa’. pensiunan pelatih motivator program keluarga berenca nasional sekarang aktif dalam kegiatan pelayanan umat, seorang khatib masjid jamik Mambaul Ulum, menyisakan umurnya untuk menuntun umat meniti dan kembali kejalan Allah
Cari Blog Ini
Senin, 30 Agustus 2010
Minggu, 29 Agustus 2010
kasih ibu
Untuk Ibunda Di Seluruh Dunia
Pada suatu hari, ketika Hasan al-Bashri thawaf di Ka’bah, Makkah, beliau bertemu dengan seorang pemuda yang memanggul keranjang di punggungnya. Beliau bertanya padanya apa isi keranjangnya. “Aku menggendong ibuku di dalamnya,” jawab pemuda itu. “Kami orang miskin. Selama bertahun-tahun, ibuku ingin beribadah haji ke Ka’bah, tetapi kami tak dapat membayar ongkos perjalanannya. Aku tahu persis keinginan ibuku itu amat kuat. Ia sudah terlalu tua untuk berjalan, tetapi ia selalu membicarakan Ka’bah, dan kapan saja ia memikirkannya, air matanya bergelinang. Aku tak sampai hati melihatnya seperti itu, maka aku membawanya di dalam keranjang ini sepanjang perjalanan dari Suriah ke Baitullah. Sekarang, kami sedang thawaf di Ka’bah! Orang-orang mengatakan bahwa hak orangtua sangat besar. Pemuda itu bertanya, “Ya Imam, apakah aku dapat membayar jasa ibuku dengan berbuat seperti ini untuknya?” Hasan al-Bashri menjawab, “Sekalipun engkau berbuat seperti ini lebih dari tujuh puluh kali, engkau takkan pernah dapat membayar sebuah tendanganmu ketika engkau berada di dalam perut ibumu!”
******
“Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia”
***
Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
*********
:: Kisah diambil dari buku Pencerah Mata Hati Karya Sheikh Muzaffer Ozak
•
Pada suatu hari, ketika Hasan al-Bashri thawaf di Ka’bah, Makkah, beliau bertemu dengan seorang pemuda yang memanggul keranjang di punggungnya. Beliau bertanya padanya apa isi keranjangnya. “Aku menggendong ibuku di dalamnya,” jawab pemuda itu. “Kami orang miskin. Selama bertahun-tahun, ibuku ingin beribadah haji ke Ka’bah, tetapi kami tak dapat membayar ongkos perjalanannya. Aku tahu persis keinginan ibuku itu amat kuat. Ia sudah terlalu tua untuk berjalan, tetapi ia selalu membicarakan Ka’bah, dan kapan saja ia memikirkannya, air matanya bergelinang. Aku tak sampai hati melihatnya seperti itu, maka aku membawanya di dalam keranjang ini sepanjang perjalanan dari Suriah ke Baitullah. Sekarang, kami sedang thawaf di Ka’bah! Orang-orang mengatakan bahwa hak orangtua sangat besar. Pemuda itu bertanya, “Ya Imam, apakah aku dapat membayar jasa ibuku dengan berbuat seperti ini untuknya?” Hasan al-Bashri menjawab, “Sekalipun engkau berbuat seperti ini lebih dari tujuh puluh kali, engkau takkan pernah dapat membayar sebuah tendanganmu ketika engkau berada di dalam perut ibumu!”
******
“Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia”
***
Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
*********
:: Kisah diambil dari buku Pencerah Mata Hati Karya Sheikh Muzaffer Ozak
•
pelatihan dan pembimbingan pernikahan dalam prespektif bergaya hiidup islami
Pelatihan dan pembimbingan
Pernikahan dalam prespektif gaya hidup islami
Pokok pokok pikiran
Sepintas pernikahan tampak sederhana dan terbatas pada persoalan persoalan ritual,ceremonial,seperti rangkaian acara walimatul urus dengan segala kesibukan pengaturan perangkat tradidisionalnya bahkan cenderung serba glamour…
Benarkah demikian tentu saja tidak , pernikahan tidak terbatas itu.dan memamng tidak sekedar gelar perhelatan tahta raja sehari nan glamor.
Pernikahan islami merupakan lembaga social yang didalamnya terakumulasi seperangkat karakter,interaksi,kepentingan dan tujuan yang hendak dicapai Pernikahan akan menciptakan keluarga sebagai miniature dari kumunitas masarakat islami bahkan bangsa dan Negara.
Dalam lembaga ini seseorang akan dihadapkan pada persoalan persoalan baru yang tidak pernah dijumapai sebelumnya.
Karenanya tidak heran ada sekelompok orang menghindari (dalam persoalan seksual misalnya)menuju lembaga lembaga liar yang menurut alasan mereka terlepas dari beban dan tanggung jawab. Wal hasil..lagi lagi mesti muncul problem baru
Sebetulnya pernikahan dalam islam (adalah gaya hidup islami) sub system untuk menciptakan lembaga lembaga kemanusiaan yang bermartabat. Didalamnya terdiri dari sejumlah nilai yang mendukung kearah itu yaitu arah menuju rahmat dan ridloNya .Sarat dengan pokok pokok ajaran shoheh yang benar. Jalan lurus menuju jalan haqiqi menju kebahagiaan duniwi dan sampai ukhrawi kearah yang sedemikian itulah bagi mereka yang akan menempu pernikahan
Pelaksanaan dirosat pra perkawinan
Kegiatan ini berkonsentrasi pada pembekalan ilmu bagi para muda dan mudi yang akan menikah dengan ilmu dan pemahaman tentang makna dan hakikat penikahan yang islami. Hal ini menjadi penting karena penikahan bukanlah bersatunya laki-laki dan perempuan saja, tapi lebih dari itu memiliki makna ibadah yang luar biasa besar pahalanya dan memiliki daya ubah dan daya gugah pelakunya. Diharapkan Bimbingan Pra Nikah ini menjadi jalan kesadaran bagi muda-mudi yang terjerumus pada seks bebas, aborsi dll. Pembinaan berlangsung selama 2 hari 1 malam, dengan materi meliputi seputar pernikahan, kepenghuluan, seks dll. Hal ini menjadi penting karena sekarang ini tingkat perceraian di indonesia sangat tinggi, sehingga berpengaruh terhadap pola sikap masyarakat. Pembinaan bisa diadakan madrasah diniah akmal ini ataupun di daerah setempat yang menjadi sasaran pembinaan. Setelah pelatihan peserta akan di kumpulkan dalam satu komunitas yang akan saling mengingatkan dalam kebaikandan pembangunan komunitas baru bergaya hidup muslim yang kaffah.
dirosat Pelaksanaan paskaperkawinan.
Kegiatan ini berkonsentrasi Pembinaan Perempuan yang sudah menikah baik pada perannya sebagai Ibu atau Bunda yang memiliki kewajiban mendidik dan membesarkan anak-anak yang atau Istri yang bertugas untuk melayani, mendampingi dan menguatkan suami disaat kapanpun suami membutuhkan, sehingga dengan Mengenal, Memahami, Mema’lumi, Menghargai, Memaafkan, Memuliakan, Mendo’akan, pasangan menjadi modal dalam mempertahankan keharmonisan Rumah Tangga. Tingginya Angka Perceraian di Indonesia bisa jadi karena kurangnya saling Me- di atas, sehingga jika keluarga harmonis maka keluarga itupun akan menjadi keluarga yang stabil baik secara emosional, spiritual dan finansial. Dirosat pasca pernikahan ini bisa menjadi jalan kesadaran para Istri dan Ibu agar lebih Qurrrota A’yun di dalam Keluarga. Training berlangsung selama 2 hari 1 malam atau disesuaikan kebutuhan, dengan materi meliputi seputar Peran Ibu/istri, manajemen Keluarga dll. Training bisa dilaksanakan di madin akmal ini dengan pendekatan prifat ataupun kelompok ataupun di daerah setempat yang menjadi sasaran training. Setelah pelatihan peserta akan di kumpulkan dalam satu komunitas mandiri.
Tujan Umum program ini
1. Meningatkan kwalitas kepribadian Islam, yang tercermin dari peningkatan kwalitas polaerpikir,bertindak dengan tolok ukur Islam.
2. Meningkatkan kualitas sikap, kecerdasan ruhani, kepekaan moral dan, keberdayaan religi. dalam konsep pernikahan dalam islam
3. Meningkatkan kerjasama dan
4. memberikan pencerahan,penyegaran dan pemecahan masalah dari kebekuan diri
Tujuan khusunya adalah :
a.Membantu peserta menemukan jatidiri sebagai seorang muslim
b.membantu peserta menemukan kelemahan dan kelebihan diri yang dimilikinya
c.Membantu peserta menigkatkan self konfidenya,mengembangkan diri, dan meninngkatkan kepekaan dan saling pengertian atar peserta.
d. membantu peserta menentukan tujuan hidup pribadi menghadapi tantangan.
Dalam malaksanakan pernikahan secara islami dan konsepsi pernikahan dalan islam
Waktu dan peserta
Program ini dikemas kompak dalam sebuah paket 900menit dalam dua hari satu malam efektif
Dengan jumplah peserta sampai 20 orang. Lokasi disebuah masjid desa terpencil.
Methodologi
1. pembimbingan dikerjakan dengan pendekatan perorangan atau kelompok
2. Materi disampaikan dengan cara curah pendapat, diskusi,permainan dl
Fasilitator
program ini akan difasilitatori oleh seorang fasilitator yang berpengalaman dengan fasilitator utama : Muhammad muzyyin ru Khan
TENTANG SAYA
muhammad muzayyin ru khan laki laki lahir 2 april 1950 seorang kakek dari empat cucu fasa, sifa ,hanum ,dan nisa menyisakan umurnya untuk merintis jalan menuju allah dan pelayanan ummat.
Pernikahan dalam prespektif gaya hidup islami
Pokok pokok pikiran
Sepintas pernikahan tampak sederhana dan terbatas pada persoalan persoalan ritual,ceremonial,seperti rangkaian acara walimatul urus dengan segala kesibukan pengaturan perangkat tradidisionalnya bahkan cenderung serba glamour…
Benarkah demikian tentu saja tidak , pernikahan tidak terbatas itu.dan memamng tidak sekedar gelar perhelatan tahta raja sehari nan glamor.
Pernikahan islami merupakan lembaga social yang didalamnya terakumulasi seperangkat karakter,interaksi,kepentingan dan tujuan yang hendak dicapai Pernikahan akan menciptakan keluarga sebagai miniature dari kumunitas masarakat islami bahkan bangsa dan Negara.
Dalam lembaga ini seseorang akan dihadapkan pada persoalan persoalan baru yang tidak pernah dijumapai sebelumnya.
Karenanya tidak heran ada sekelompok orang menghindari (dalam persoalan seksual misalnya)menuju lembaga lembaga liar yang menurut alasan mereka terlepas dari beban dan tanggung jawab. Wal hasil..lagi lagi mesti muncul problem baru
Sebetulnya pernikahan dalam islam (adalah gaya hidup islami) sub system untuk menciptakan lembaga lembaga kemanusiaan yang bermartabat. Didalamnya terdiri dari sejumlah nilai yang mendukung kearah itu yaitu arah menuju rahmat dan ridloNya .Sarat dengan pokok pokok ajaran shoheh yang benar. Jalan lurus menuju jalan haqiqi menju kebahagiaan duniwi dan sampai ukhrawi kearah yang sedemikian itulah bagi mereka yang akan menempu pernikahan
Pelaksanaan dirosat pra perkawinan
Kegiatan ini berkonsentrasi pada pembekalan ilmu bagi para muda dan mudi yang akan menikah dengan ilmu dan pemahaman tentang makna dan hakikat penikahan yang islami. Hal ini menjadi penting karena penikahan bukanlah bersatunya laki-laki dan perempuan saja, tapi lebih dari itu memiliki makna ibadah yang luar biasa besar pahalanya dan memiliki daya ubah dan daya gugah pelakunya. Diharapkan Bimbingan Pra Nikah ini menjadi jalan kesadaran bagi muda-mudi yang terjerumus pada seks bebas, aborsi dll. Pembinaan berlangsung selama 2 hari 1 malam, dengan materi meliputi seputar pernikahan, kepenghuluan, seks dll. Hal ini menjadi penting karena sekarang ini tingkat perceraian di indonesia sangat tinggi, sehingga berpengaruh terhadap pola sikap masyarakat. Pembinaan bisa diadakan madrasah diniah akmal ini ataupun di daerah setempat yang menjadi sasaran pembinaan. Setelah pelatihan peserta akan di kumpulkan dalam satu komunitas yang akan saling mengingatkan dalam kebaikandan pembangunan komunitas baru bergaya hidup muslim yang kaffah.
dirosat Pelaksanaan paskaperkawinan.
Kegiatan ini berkonsentrasi Pembinaan Perempuan yang sudah menikah baik pada perannya sebagai Ibu atau Bunda yang memiliki kewajiban mendidik dan membesarkan anak-anak yang atau Istri yang bertugas untuk melayani, mendampingi dan menguatkan suami disaat kapanpun suami membutuhkan, sehingga dengan Mengenal, Memahami, Mema’lumi, Menghargai, Memaafkan, Memuliakan, Mendo’akan, pasangan menjadi modal dalam mempertahankan keharmonisan Rumah Tangga. Tingginya Angka Perceraian di Indonesia bisa jadi karena kurangnya saling Me- di atas, sehingga jika keluarga harmonis maka keluarga itupun akan menjadi keluarga yang stabil baik secara emosional, spiritual dan finansial. Dirosat pasca pernikahan ini bisa menjadi jalan kesadaran para Istri dan Ibu agar lebih Qurrrota A’yun di dalam Keluarga. Training berlangsung selama 2 hari 1 malam atau disesuaikan kebutuhan, dengan materi meliputi seputar Peran Ibu/istri, manajemen Keluarga dll. Training bisa dilaksanakan di madin akmal ini dengan pendekatan prifat ataupun kelompok ataupun di daerah setempat yang menjadi sasaran training. Setelah pelatihan peserta akan di kumpulkan dalam satu komunitas mandiri.
Tujan Umum program ini
1. Meningatkan kwalitas kepribadian Islam, yang tercermin dari peningkatan kwalitas polaerpikir,bertindak dengan tolok ukur Islam.
2. Meningkatkan kualitas sikap, kecerdasan ruhani, kepekaan moral dan, keberdayaan religi. dalam konsep pernikahan dalam islam
3. Meningkatkan kerjasama dan
4. memberikan pencerahan,penyegaran dan pemecahan masalah dari kebekuan diri
Tujuan khusunya adalah :
a.Membantu peserta menemukan jatidiri sebagai seorang muslim
b.membantu peserta menemukan kelemahan dan kelebihan diri yang dimilikinya
c.Membantu peserta menigkatkan self konfidenya,mengembangkan diri, dan meninngkatkan kepekaan dan saling pengertian atar peserta.
d. membantu peserta menentukan tujuan hidup pribadi menghadapi tantangan.
Dalam malaksanakan pernikahan secara islami dan konsepsi pernikahan dalan islam
Waktu dan peserta
Program ini dikemas kompak dalam sebuah paket 900menit dalam dua hari satu malam efektif
Dengan jumplah peserta sampai 20 orang. Lokasi disebuah masjid desa terpencil.
Methodologi
1. pembimbingan dikerjakan dengan pendekatan perorangan atau kelompok
2. Materi disampaikan dengan cara curah pendapat, diskusi,permainan dl
Fasilitator
program ini akan difasilitatori oleh seorang fasilitator yang berpengalaman dengan fasilitator utama : Muhammad muzyyin ru Khan
TENTANG SAYA
muhammad muzayyin ru khan laki laki lahir 2 april 1950 seorang kakek dari empat cucu fasa, sifa ,hanum ,dan nisa menyisakan umurnya untuk merintis jalan menuju allah dan pelayanan ummat.
Langganan:
Postingan (Atom)